Search

Di Sukabumi, Seorang Pria Tewas Karena Dibunuh

Alikanews.com – Di Kampung Cilangkop, Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat,  terjadi pembacokan terhadap seorang pria bernama Mumuh (60), tewas dengan kondisi mengenaskan. Selain luka bacokan di kepala dan tangan, jari manis korban juga putus.

Korban awalnya ditemukan oleh putranya bernama Darus dalam keadaan tergeletak bersimbah darah di saung kebun miliknya, Selasa (10/1) sekitar pukul 17.00 WIB, “Ungkap Kapolsek Ciemas AKP Ahmad Nurawan. Mumuh diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok pemuda di kampungnya.

“Putra korban kemudian melaporkan hal itu ke personel jaga,” kata Ahmad Nurawan kepada wartawan, Rabu (11/1/2017).

Menurut Nurawan, korban dianiaya oleh beberapa orang akibat adanya isu dukun santet yang diarahkan ke korban. Polisi masih menyelidiki lebih lanjut terkait isu yang beredar tersebut.

“Ada isu yang tersebar bahwa korban adalah dukun santet, masih kita selidiki,” ujarnya.

Sementara itu, Darus menceritakan, saat ditemukan, posisi ayahnya tergeletak di dekat sajadah tempat salat di dalam saung kebun yang berlokasi cukup jauh dari perkampungan warga. Sudah beberapa hari ini ayahnya itu sering berlama-lama di kebun tersebut karena menunggu jemuran padi.

“Karena dah sore sang Ayah belum juga pulang, maka saya putuskan untuk datang ke saung, karena saya telepon nomornya nggak aktif. Beliau memang sering nunggu jemuran padi kering, lalu selesai salat asar pulang ke rumah. Saat saya lihat kesana, rupanya bapak saya sudah tergeletak berlumuran darah,” kata Darus.

Darus melihat ayahnya masih memakai kemeja koko berwarna merah dan sarung kotak-kotak berwarna kuning gading. Ada sejumlah barang milik ayahnya yang hilang.

“Ada tas kecil hitam di dalamnya ada dompetnya, selain itu HP Bapak juga raib,” tuturnya.

 

Sumber : detik.com

Written by 

Related posts