Search

Pengawal Sidang Ahok: Joget hingga Orasi, Aksi Massa Pro-Kontra

Alikanews.com – Sekarang massa berkumpul di depan Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, untuk mengawal persidangan. Massa pendukung (pro) dan kontra terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tak sekadar hadir, baik yang pro maupun anti Ahok melakukan beberapa aksi.

Massa pendukung Ahok dengan kompak memakai kemeja bermotif kotak-kotak. Mereka tak hanya menyorakkan yel-yel dukungan kepada Ahok, yang lagi menjalani persidangan. Aksi joget bersama dengan irama lagu daerah juga dilakukan bersama-sama.

Selasa (17/1/2017), salah satu pendukung Ahok naik ke atas mobil dan memberi arahan untuk gerakan berjoget. Lagu pertama yang diputar adalah Poco-poco. Mereka dengan kompak menari mengikuti arahan.

Sedangkan dari kubu kontra atau mereka yang mendorong Ahok dipenjara didominasi oleh ormas yang memakai pakaian berwarna putih. Mereka datang dari Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) dan Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat. Mereka membawa atribut berupa bendera yang bertuliskan ‘Parmusi’ dan ‘API’

Di depan gedung Kementan secara bergantian Orasi mereka sampaikan. Salah satu isi orasi adalah menuntut penegak hukum dapat memproses kasus Ahok dengan adil. Selama orasi, tak lupa bendera organisasi mereka terus dikibarkan.

Selama dua aksi dari massa pro dan kontra tersebut berlangsung, polisi tetap bersiaga untuk melakukan pengamanan. Mereka membuat barikade serta menyiapkan kawat barier dan mobil water canon.

Polisi juga telah menyiapkan kawat barier hingga water canon. Untuk mengamankan jalannya sidang. Sidang kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok sekarang lagi berlangsung. Saksi pertama yang dimintai keterangan adalah Briptu Ahmad Hamdani selaku penerima laporan dari Wilyudin.

Awalnya dijadwalkan akan ada enam saksi dari pihak jaksa penuntut umum (JPU) yang hadir hari ini, yakni Bripka Agung Hermawan, Briptu Ahmad Hamdani, WIillyudin Dhani, Ibnu Baskoro, Muhammad Asroi Saputra, dan Iman Sudirman.

Namun anggota tim penasihat hukum Ahok, Rian Ernest, mengatakan tidak semua saksi yang dihadirkan sampai di persidangan. Saksi yang tidak bisa hadir adalah Muhammad Asroi Saputra dan Iman Sudirman.

“Saksi tiga dan empat tidak datang sidang,” katanya di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (17/1).

 

Sumber : detik.com

Written by 

Related posts