Search

Ibu Ini Divonis Mati Karena Membakar Anaknya Hidup-Hidup

Alikanews.com – Pengadilan Pakistan memvonis mati seorang ibu yang membunuh anak perempuannya dengan membakar hidup-hidup.

Sebagaimana dilaporkan Asiaone, Rabu, 18 Januari 2017, pengadilan anti-teror di Lahore menghukum Perveen Bibi atas dakwaan pembunuhan dan teror setelah membunuh anak kandungnya sendiri, Zeenat Bibi, pada Selasa lalu.

“Perveen didakwa teror atas pembunuhan atas kehormatan karena memakai bensin,” ujar Mian Mohammad Tufail, jaksa yang menangani masalah ini.

Zeenat disiram bensin dan lalu dibakar hidup-hidup pada Juni 2016. Pembunuhan ini terjadi karena keluarganya marah setelah perempuan 16 tahun itu menikah dengan kekasihnya, Hasan Khan, 20 tahun, yang bekerja sebagai montir.

Perveen juga dihukum 14 tahun penjara serta denda satu juta rupee atau Rp 127 juta terkait pembunuhan ini.

Anak lelakinya, Mohammad Anees, juga dihukum seumur hidup dan denda 1, 5 juta rupee karena ikut serta dalam pembunuhan itu.

Menantu laki-laki, suami dan anak perempuan Perveen yang lain, dibebaskan dari tuduhan.
Pembunuhan brutal pada Zeenat yang dilakukan keluarganya sendiri mengejutkan rakyat Pakistan.

Sejumlah pihak menekan pemerintah untuk meredam kejahatan atas nama kehormatan itu.
Ratusan perempuan tewas setiap tahun karena dibunuh keluarganya sendiri di Pakistan.

Bila sebelumnya pelaku bisa bebas jika diampuni anggota keluarga lain, sejak Oktober lalu telah dilarang berdasarkan aturan parlemen yang baru.

Written by 

Related posts