Search

Klinik Kesehatan Dibangun Senilai Rp 643,3 M Khusus Untuk Putin

Alikanews.com – Kremlin merencanakan membangun sebuah klinik kesehatan yang dikhususkan untuk Presiden Vladimir Putin serta beberapa pejabat senior Rusia. Hal itu tertuang dalam dokumen yang didapat dari sumber-sumber medis yang dekat dengan proyek itu.

Sebagaimana yang dikutip Reuters pada 20 Januari 2017, bangunan itu terdiri dari tiga lantai dan dibangun dekat Rumah Sakit Klinik Central Kremlin di pinggiran kota Moskow.

Bangunan tersebut akan mempunyai ruang untuk 10 pasien rawat inap yang disiapkan untuk presiden, perdana menteri dan senior yang lain, sesuai dengan desain dan perencanaan dokumen.

Pembangunan klinik itu diprediksikan akan menelan biaya sekitar US$ 48, 1 juta (Rp 643, 3 miliar). Klinik akan  dilengkapi dengan fasilitas seperti kamar VIP, kolam renang, kamar pasien yang dapat dipakai untuk mengadakan pertemuan, dan ruangan untuk pembantu.

Klinik juga akan dilengkapi dengan sistem komunikasi canggih untuk memastikan pasien bisa tetap berhubungan dengan aman dalam situasi darurat.

Departemen manajemen properti Kremlin saat dihubungi Reuters membenarkan kalau klinik sedang dibangun namun tak hanya Presiden dan Perdana Menteri yang menggunakan, namun ratusan pejabat negara yang tengah sakit saat masih menjabat.

Selama ini pejabat negara yang sakit selalu dirawat di Rumah Sakit Klinik Central sejak masa Uni Soviet. Tetapi, dalam dua dekade terakhir, beberapa di elit Rusia sudah mencari pengobatan diluar negeri, karena menilai dokter dirumah sakit itu kurang canggih.

Sekarang saat terjadi kemelut antara Rusia dengan Barat, para pejabat tinggi diminta untuk memeriksa kesehatannya didalam negeri. Hal semacam itu untuk menghindari hal yang tak diinginkan terjadi pada mereka.

Putin yang sudah berusia 64 tahun dan beberapa orang dekatnya yang juga sudah mencapai usia yang sama, se cara statistik lebih rawan terserang penyakit sehingga begitu membutuhkan perawatan medis yang lebih baik.

Written by 

Related posts