Search

Demi Lindungi Petani, Cina Tutup 100 Lebih Lapangan Golf

Alikanews.com – Pemerintah Cina menutup lebih dari seratus lapangan golf di seluruh wilayah negara itu untuk melindungi lahan petani. Langkah ini diambil seelah bertahun-tahun gagal mengatasi menjamurnya lapangan golf itu.

Semenjak 2004, pemerintah Cina telah melarang pembangunan lapangan golf diatas lahan milik petani dan lahan  yang menjadi sumber air. Tetapi proyek baru terus dibangun semata-mata memenuhi keinginan yang meningkat  dari golongan kaya di Cina.

Sebagaimana yang dikutip Telegraph pada 23 Januari 2017, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Cina berujar dari 683 lapangan golf, 111 diantaranya segera ditutup menyusul operasi yang diluncurkan pada 2011.

Badan itu juga menggarisbawahi, kesalahan dilakukan pengembang yaitu pemakaian tanah pertanian secara ilegal, dibangun diatas lahan produksi sumber air, dan konstruksi diatas tanah cadangan.

Sejumlah 18 lahan yang digunakan untuk membuat lapangan golf dikembalikan ke pemilik lahan dan 47 lahan lapangan golf yang tengah dibangun, dihentikan pembangunannya.

Golf sudah menjadi olahraga yang popular di kalangan pejabat Cina. Tetapi permainan golf dianggap melanggar  disiplin oleh Partai Komunis Cina. Sering juga permainan golf ini dikaitkan dengan korupsi.

Golf dicap “olahraga untuk jutawan” oleh Mao Tse-tung setelah ia berkuasa pada 1949. Presiden Xi Jinping berkampanye untuk menentang golf.

Written by 

Related posts