Search

Netanyahu Menyatakan Serangan Truk Pembunuh 4 Tentara Israel Ulah ISIS

Alikanews.com – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyebutkan, serangan truk yang membunuh empat tentara Israel dilakukan oleh kelompok Islamic State atau ISIS. Dia curiga sopir truk yang melakukan serangan teror adalah pendukung kelompok ISIS.

Serangan teror truk yang berlangsung di Yerusalem pada hari Minggu. Truk itu menabrak sekumpulan tentara Israel yang menewaskan empat orang serta melukai 15 yang lainnya.

”Kami tahu identias penyerang, menurut semua tanda-tanda dia adalah pendukung ISIS, ” kata Netanyahu.

”Kami sudah menutup Jabel Mukabar, lingkungan dari mana dia (sopir truk) datang, dan kami bertindak lain yang tidak bisa dijelaskan secara detail, ” ujarnya, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (9/1/2017).

Pernyataan PM Israel itu muncul setelah polisi Israel menyebutkan serangan truk pada hari Minggu sebagai “serangan teroris. Polisi Israel mengonfirmasi kalau tiga perempuan dan seorang pria yang semuanya berusia 20-an tahun tewas.

Rekaman CCTV dari tempat kejadian menunjukkan truk melewati trotoar serta kerumunan orang dan menabrak sekumpulan tentara Israel. Rekaman video juga menunjukkan banyak tentara Israel melarikan diri dengan membawa senapan di pundak mereka.

Beberapa tentara lalu menembaki sopir truk dan berhasil membunuhnya. ”Dalam hitungan detik saya melihat ke kiri dan melihat apa yang saya hanya bisa deskripsikan bahwa itu truk yang mengebut yang akan membuat saya melayang, ” ujar seorang tentara Israel yang cuma bersedia diidentifikasi dengan inisial “A” pada Channel 10.

”Ini merupakan sebuah keajaiban, dimana pistol ada pada saya. Saya menembak ban, namun saya menyadari tidak ada gunanya karena ia mempunyai banyak roda, jadi saya berlari di depan dan saya menembaknya. Saat saya selesai menembak, beberapa kadet perwira juga membidik dan mulai menembak, ” katanya.

Kepala Polisi Nasional Israel Roni Alsheich kepada wartawan berujar bahwa dia tak tidak mengesampingkan bahwa pelaku serangan yaitu warga Palestina yang terinspirasi serangan truk di bazar Natal Berlin yang menewaskan 12 orang pada bulan lalu.

”Memang, mungkin saja terpengaruh dengan melihat tv, namun sulit untuk masuk dan mengetahui isi kepala setiap individu untuk menentukan apa yang memotivasinya. Namun, tidak ada keraguan bahwa hal semacam ini memiliki efek, ” ujar Alsheich.

Written by 

Related posts