Search

Mantan Presiden Iran Rafsanjani Meninggal karena Serangan Jantung

Alikanews.com – Mantan Presiden Iran Akbar Hashemi Rafsanjani meninggal dunia di usia 82 tahun pada hari Minggu. Ia meninggal dirumah sakit setelah mengalami serangan jantung.

Rafsanjani sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Kebijaksanaan Iran. ”Rafsanjani sudah meninggal setelah seumur hidupnya berjuang dan sejalan dengan pemenuhan tujuan Islam dan revolusi,” tulis kantor kabar Irinn yang dikelola negara Iran.

Ia dikenal sebagai veteran politik Iran. Ia menjabat sebagai presiden selama delapan tahun sejak 1987. Pada 2005, ia maju dalam pemilu presiden tetapi dikalahkan Mahmoud Ahmadinejad.

Menurut catatan profil 2013 yang ditulis BBC, Rafsanjani adalah sosok “realis yang cerdas dan tokoh apparatchik berpengaruh”.

”Dia masih tokoh kuat dalam politik Iran ketika ia memimpin salah satu badan yang paling kuat di rezim (Teheran), yakni, Dewan Kebijaksanaan, yang mengadili sengketa masalah undang-undang, ” bunyi catatan itu yang dipublikasikan lagi pada hari Senin (9/1/2017).

Rafsanjani berani secara terbuka mengkritik pemerintah Iran selama bertahun-tahun, karena ia menikmati kebebasan berpolitik secara luas.

Walau demikian, Rafsanjani tidak terlepas dari kontroversi. Setelah tampil “Millionaire Mullah” majalah Forbes pada tahun 2003, ia dituduh menggunakan koneksi politiknya untuk mengumpulkan kekayaan untuk dirinya sendiri dan keluarganya.

Rafsanjani juga mempunyai hubungan dekat dengan presiden Iran saat ini, Hassan Rouhani. Presiden Rouhani dilaporkan tampak di Rumah Sakit Shohada Teheran tidak lama sebelum kematian Rafsanjani diumumkan. Kerumunan para tokoh Iran juga terlihat dirumah sakit selepas pengumuman duka itu disampaikan.

Written by 

Related posts