Search

Cerita Pria Pelaku Bom Panci

Alikanews.com – Mantan terpidana terorisme asal Purwakarta, Agus Marshal, sempat membina Yayat Cahdiyat, pelaku bom panci di Taman Pandawa.

Pengadilan Negeri Jakarta Barat menjatuhkan empat tahun penjara kepada Agus karena terlibat aksi perampokan di SPBU Kali Asin, Cikampek, Kabupaten Karawang.

Dalam kasus tersebut Agus berperan sebagai pimpinan lapangan. Ia juga terlibat memasok amunisi aktif untuk pelatihan militer di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh Besar.

“Dulu kenal enggak lama, tapi dulu pernah saya bina. Jadi kasus kemarin (pelatihan militer Aceh) itu sudah tercantum, itu kelompok di bawah saya,” ujar Agus saat dihubungi pada Senin (27/2/2017).

Yayat sempat divonis penjara selama 3 tahun oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan dakwaan yang sama seperti Agus pada Februari 2013.

“Yang kasus Aceh kemarin, keluar nama itu (saya) termasuk Yayat. Tapi setelah (penangkapan) itu enggak ada hubungan lagi, tidak pernah kontak-kontakan lagi,” ujar Agus.

Agus telah mengakhiri masa pidananya pada awal 2016. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi langsung melibatkan Agus dalam sekolah ideologi dengan peserta para pelajar Purwakarta tak lama bebas dari penjara.

Sekolah ideologi digagas Bupati Purwakarta sebagai bagian dari upaya deradikalisasi terorisme. Dedi juga sempat mengucurkan dana untuk modal usaha Agus.

Sekarang Agus tinggal bersama istri dan anaknya di Desa Cibening, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta dan hidup normal berbaur dengan masyarakat sekitar.

“Aktivitas saya di rumah, belum keluar. Masyarakat sudah biasa, mereka enggak mengerti mau ngambil sikap bagaimana, balik lagi ke urusan masing-masing saja,” ujar Agus.

Dedi sempat menghubungi Agus dan menanyakan kabarnya serta kaitan perilaku Yayat. Agus sempat dimodali sejumlah dana untuk modal usaha berjualan nasi di Pasar Induk Cikopo tapi kurang berhasil.

 

Sumber : tribunnews.com

Written by 

Related posts