Search

Banjir Bandang di Peru Sebabkan 72 Orang Tewas

Alikanews.com – Korban tewas akibat musibah banjir bandang dan tanah longsor di Peru telah mencapai 72 orang sampai akhir pekan tempo hari. Lebih dari setengah juta orang di sekitar Ibu Kota Lima terkena dampak dari badai dan banjir bandang.

“Kami tahu keadaan tengah sulita, namun kami berusaha mengendalikannya. Kami berharap keadaan ini akan segera berlalu,” kata Presiden Peru Pablo Kuczynski, mengutip dari CNN, Selasa (21/3/2017).

Selama beberapa minggu pamungkas, guyuran hujan lebat menyebabkan debet air di sejumlah sungai meningkat. Warga terpaksa mengungsi dari rumah mereka sejak Peru memasuki musim penghujan pada awal Maret. Beberapa  kota terpaksa memberlakukan status darurat akibat musibah itu.

Seorang korban selamat, Evangeline Chamorro Diaz, menjelaskan pengalamannya menghadapi musibah itu. Ia berhasil keluar dari timbunan lumpur dan reruntuhan bangunan. Walau badannya penuh lumpur, perempuan itu berhasil berjalan diatas panel-panel kayu sehingga tidak terseret arus banjir.

Evangeline Chamorro Diaz sukses selamat dari terjangan arus banjir dengan berpegang erat pada dahan pohon serta beberapa batang kayu. Ia kini telah memperoleh perawatan dirumah sakit terdekat dan dilaporkan berada dalam kondisi stabil.

Lewat sosial media Twitter, Presiden Pablo Kuczynski mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan Paus Fransiskus dan pemerintah Ekuador. Ia mengimbau warga Peru untuk tetap tenang sebab musim penghujan diperkirakan bakal berlangsung sampai dua minggu ke depan.

Written by 

Related posts