Search

Berikut Ini 4 Bahaya Makan Keong Sawah dan Pencegahannya

AlikaNews.Com – Bahaya Makan Keong Sawah (Tutut)

Makanan dari daging tutut begitu lezat, Bergizi tinggi serta banyak disenangi orang-orang sebagai makanan dengan harga yang terjangkau. Tetapi butuh diwaspadai karna di balik kelezatannya masih ada bahaya yang meneror kesehatan badan, Salah satunya :

1. Mengakibatkan cacingan

Tutut atau keong sawah hidupnya tak dapat terlepas dari air serta lumpur jadi badannya kerapkali jadi cara cacing type trematoda untuk bertelur serta berkembang. Telur telur cacing bisa tumbuh dalam jumlah yang pas banyak serta gampang beralih ketubuh manusia serta berkembang biak dijaringan usus serta saluran empedu. Keadaan itu mengakibatkan seorang diserang cacingan yang awal mulanya berbentuk tanda-tanda cacingan pada anak serta dewasa penyuka tutut. (Baca juga : Sinyal tanda cacingan, Bahaya Kentang Goreng)

Mencegah :

Untuk menghindarnya masaklah daging tutut sampai benar benar masak sebelumnya di beri bumbu serta di proses jadi makanan yang lezat serta nikmat. Perebusan pada titik didih 100 derajat celcius dapat membunuh perkembangan serta perkembangbiakan telur bersama cacingnya.

2. Mengakibatkan penyakit Schistosimiasis

Di dalam badan tututpun ada type cacing lain yang bernama cacing schistosoma yang awalannya ada pada tanah serta lumpur diarea persawahan tenmpat tutut itu berdiam. Saat cacing itu masuk dalam organ pencernaan jadi bakal mengakibatkan dinding usus luka lalu infeksi. Saat jaringan usus alami perluasan infeksi jadi bakal nampak penyakit diare yang berkelanjutan Dimanan infeksinya itu bisa menyebar ke organ hati serta mengakibatkan peradangan lalu manfaat hatipun jadi makin alami penurunan.

Mencegah :

Membersihkan sekian kali daging tutut pada air yang mengalir lalu di rendam pada air garam yang terlebih dulu ditambahkan sedikit air perasan lemon yang fungsinya bila dipermukaan badan tutut ada cacing type schitosoma jadi bakal selekasnya terangkat serta bisa dihilangkan untuk lalu dapat langsung anda rebus hingga benar benar masak.

3. Reaksi alergi

Tutut yaitu type hewan keong sawah yang mempunyai nutrisi tinggi serta bisa menangani beragam jenis keluhan kesehatn umpamanya penyakit TBC, Penyakit kuning, Tingkatkan libido lelaki, Menangani sinyal tanda anemia berat serta enteng dan mengobati tanda-tanda penyakit kuning.
Tetapi butuh hati hati karna pada beberapa orang nutrisi yang ada pada tutut tak dapat di terima oleh jaringan badan hingga badan memberi tanggapan balik berbentuk timbulnya reaksi alergi yang mengisyaratkan kalau daging tutut yaitu makanan penyebabnya gatal pada kulit, Itu artinya tak pas untuk anda. Reaksi alergi yang umum berlangsung yaitu berbentuk alergi gatal gatal pada kulit.

Mencegah :

Untuk yang sudah terlanjur mengali reaksi alergi selepas makan tutut jadi anda dapat memoleskan gatal gatal yang mulai nampak pada kulit dengan obat alergi type elidel cream atau type hydrocotisone cream.
Bila anda telah tahu kalau keadaan jaringan darah tak dapat terima daging tutut jadi jauhi makanan itu serta ubahlah dengan daging lain. Tetapi untuk yang belum pernah rasakan daging tutut serta belum juga tahu anda alergi atau tak selepas menyantapnya sebaiknya anda konsumsi tablet anti alergi type antihistamin atau tanyakan apalagi dulu pada dokter yang berkaitan.

4. Mual serta muntah

Makan daging tutut memanglah enak serta beberapa orang orang yang makan terlalu berlebih malahan ada yang umum menyantapnya tanpa ada nasi. Perlu untuk diketahui kalau ada keong type lain yang juga umum hidup pada perairan dangkal namun lebih suka pada jalan pada permukaan batang serta daun misalnya keong emas. Keong itu bisa pula dikonsumsi namun ditubuhnya mempunyai toksin yang bisa meracuni manusia.

Mencegah :

Untuk tutut, Konsumsilah seadanya serta sebaiknya ditambahkan dengan menu makanan lain yang juga mempunyai gizi seimbang umpamanya sayuran hijau, Tempe, Telur atau type ikan. Menyantap daging tutut terlalu berlebih bisa mengakibatkan perut mual, Ulu hati tak nyaman serta muntah muntah. Untuk type keong emas baiknya saat mencucinya memakai air yang mengalir lalu rebus sampai mendidih serta tetaplah tak bisa makan terlalu berlebih karna bisa mengakibatkan muntah karna dampak toksin yang sesungguhnya tak seutuhnya hilang dari badannya saat telah di rebus.

Written by 

Related posts