Search

Pria Rusia Diancam Dipenggal Massa di Meksiko

Alikanews.com – Gerombolan massa di Meksiko menyerbu apartemen seorang warga Rusia serta mengancam bakal memenggal kepalanya selepas pria itu mem-posting rekaman yang menghina warga lokal. Salah satu anggota gerombolan itu tewas tertusuk dalam keributan yang terjadi di apartemen pria yang diidentifikasi bernama Aleksei Makeev itu.

Diwartakan Sky News, Minggu (21/5/2017), peristiwa itu bermula pada Jumat malam, 19 Mei saat sekumpulan warga menantang Makeev terkait komentar yang ia tujukan kepada warga lokal di depan publik. Banyak diantara komentar yang dinilai menghina itu direkam serta di-posting di sosial media.

Dalam rekaman penyerangan yang beredar di media Meksiko dapat terdengar orang-orang berteriak “Kamu akan mati” dan “Saya akan penggal kepala kamu” ketika mereka mendekati pria berusia 42 tahun itu. Ketika keributan pecah, Makeev menusuk seorang pemuda yang lalu tewas karena luka-lukanya.

Polisi kota resor Cancun sukses menyelamatkan Makeev dari amuk massa yang bersenjatakan tongkat dan batu. Ia ditahan dirumah sakit dengan perlindungan polisi selagi pihak berwenang mengupayakan pendeportasian.

Tidak jelas sudah berapa lama Makeev berada di Meksiko, namun menurut keterangan Aquaworld, perusahaan tour maritim di Cancun, pria itu sudah dipecat pada November 2015 karena tindakan agresifnya. Warga juga sudah mengajukan berbagai keluhan atas kelakuan Makeev serta meminta otoritas Rusia mendeportasinya. Belum ada komentar dari Kedutaan Rusia tentang insiden ini.

Written by 

Related posts