Search

AS Harap Iran Hentikan Program Rudal Balistik

Alikanews.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) berharap Presiden Iran yang terpilih kembali, Hassan Rouhani menghentikan program rudal balistik Iran serta melakukan reformasi demokrasi pada masa jabatan keduanya. Iran juga diharapkan meu menghentikan dukungannya kepada pihak-pihak yang oleh AS dianggap membahayakan kestabilan kawasan.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson menyusul kemenangan Rouhani atas calon presiden garis keras Ebrahim Raisi dalam pemilihan presiden (pilpres) Iran pada 19 Mei.

“Kami berharap bila Rouhani ingin mengubah hubungan Iran dengan negara dunia lainnya, hal-hal itulah yang bisa ia lakukan,” ujar Tillerson di Riyadh, Arab Saudi, seperti dilansir Reuters, Minggu (21/5/2017).

Washington nampaknya bakal tetap memberi tekanan kepada Iran terkait program persenjataannya dan terhadap tindakan yang dinilai AS sebagai upaya mendestabilisasi kawasan Timur Tengah. Walau ke-2 negara sudah menyepakati perjanjian program nuklir, AS masih menganggap Iran sebagai negara sponsor terorisme karena dukungannya terhadap kelompok bersenjata seperti Hizbullah dan milisi Syiah Lebanon.

Sementara itu Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut baik terpilihnya kembali Rouhani sebagai Presiden Iran. Melalui pernyataan yang disampaikan kantor kepresidenan Prancis, Macron memberi selamat kepada Rouhani serta berharap Pemerintah Iran bakal menerapkan kesepakatan program nuklir internasional yang sudah disetujui pada 2015.

Macron juga akan meminta Pemerintah Prancis untuk bekerja mengintensifkan hubungan di bidang ekonomi, sains dan budaya dengan Iran. Selain itu, Prancis meminta Iran memprioritaskan solusi diplomatik untuk merampungkan perseteruan di Timur Tengah.

Written by 

Related posts