Search

Pimpinan KPK Yakin KPK Menang di Praperadilan Miryam

Alikanews.com – Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Asiadi Sembiring hari ini, Selasa (23/5/2017) bakal membacakan putusan praperadilan Miryam S Haryani terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas penetapan tersangka yang dinilai tidak sah.

Wakil Pimpinan KPK, Saut Situmorang mengaku pihaknya akan memonitor hasil putusan. Saut meyakini KPK pasti akan menang dan hakim menolak gugatan praperadilan yang dilayangkan oleh politisi Hanura tersebut.

“Kami yakin menang, yakin betul menang,” ujar Saut.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah juga berharap putusan hakim bisa menjadi penguat penetapan Miryam sebagai tersangka kasus dugaan memberikan keterangan palsu di sidang korupsi e-KTP.

“Hari ini akan dibacakan putusan praperadilan MSH. Kami sangat berharap putusan ini akan jadi penguat dari kasus yang kami ‎tangani,” ujar Febri.

Febri menerangkan selama persidangan, Biro Hukum KPK telah memberitahukan alasan hukum dan bukti-bukti dalam menetapkan Miryam sebagai tersangka.

Bahkan dalam sidang praperadilan pihak KPK juga menyampaikan bukti rekaman video saat Miryam diperiksa oleh penyidik mereka.

“Kami memiliki kewenangan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, untuk menjerat pihak-pihak yang diduga memberikan keterangan palsu. Di kesimpulan Jumat lalu sudah disampaikan ada cukup banyak kasus sebelumnya yang memakai Pasal 22 UU Tipikor dan itu kewenangan KPK,” tambah Febri.

Untuk diketahui, Miryam S Haryani melayangkan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka dirinya. Tim kuasa hukum Miryam menilai KPK tidak memiliki kewenangan melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kasus dugaan pemberian keterangan palsu dalam persidangan kasus e-KTP.

Oleh KPK, Miryam dijerat menggunakan Pasal 22 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

 

Sumber : tribunnews.com

Written by 

Related posts