Search

Selama Dua Tahun Terakhir, Ayah Bejat Mencabuli Anak Kandungnya

Alikanews.com – Tersangka inisial SY (40), warga Jalan Pangeran Ayin Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, diduga telah merenggut kehormatan putri kandungnya sendiri.

Tak hanya sekali, pemaksaan itu terjadi selama dua tahun terakhir dan telah melakukannya sebanyak 40 kali.

Berdasarkan keterangan Humas Polda Sumsel/Polres Banyuasin, korban inisial MA (14), mengalami trauma mendalam akibat kekerasan seksual tersebut.

Aib itu akhirnya tidak sanggup disembunyikan dan mengadu kepada ibunya, S.

Kepada sang ibu, Mawar mengaku sudah dicabuli ayahnya.

“Cerita dia, ayahnya beraksi saat ibunya sedang pergi bekerja atau tidur malam,” kata Kapolres Banyuasin, AKBP Andri Sudarmadi SIK, didampingi Kapolsek Talang Kelapa, Kompol Erwin S Manik SIK.

SY mengancam korban untuk tidak cerita kepada ibunya (istri SY) maupun orang lain.

“Pelaku menakuti sang putri pakai celurit,” beber Kompol Erwin.

Korban yang takut pun memendam ketakutan dan aib itu sendiri selama dua tahun. Hingga tak terasa, sudah 40 kali dia dicabuli sang ayah.

Bahkan, SY juga mengancam korban untuk tidak menjalin hubungan pacaran dengan pria lain. Kalau tidak, pria yang mendekati korban akan dibunuhnya.

Karena sudah tidak tahan, korban pun akhirnya cerita kepada ibunya. S lalu mencecar suaminya.

SY akhirnya mengakui perbuatan itu. Tapi, dia mengancam istri dan putrinya agar tidak mengadu ke polisi.

“Keduanya diancam oleh tersangka kalau melapor,” ujar Kompol Erwin.

Sejak itu, S dan putrinya merencanakan kabur dari rumah.

“Begitu tersangka pergi bekerja, korban bersama ibunya melaporkan kejadian ini kepada kami,” tutur Kapolsek.

Berbekal laporan itu, jajaran tim Opsnal Polsek Talang Kelapa membekuk pelaku di rumahnya.

Tersangka akan dikenakan pasal 81 ayat 1, 2, dan 3 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara selama 15 tahun lamanya. Bahkan, bisa lebih berat karena dia orangtua kandung yang seharusnya melindungi anaknya.

Tersangka SY mengaku melakukan perbuatan bejat itu karena terpengaruh film porno yang acapkali ditontonnya.

“Pengaruh blue film Pak, jadi terangsang,” ujarnya.

Diakui, dia melarang anaknya punya teman dekat pria.

“Dalam aksinya, tersangka menggunakan kondom, agar tidak hamil,” katanya.

 

Sumber : tribunnews.com

Written by 

Related posts