Search

Sejumlah 1.200 Militan ISIS Terlihat Di Filipina, 40 Dari Indonesia

Alikanews.com – Ada sekitaran 1. 200 militan Islamic State atau ISIS nampak di Filipina, termasuk juga 40 orang salah satunya datang dari Indonesia. Data ini disibak Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia Ryamizard Ryacudu tempo hari di Shangri-La Dialogue, satu komunitas keamanan internasional di Singapura.

Menhan Ryamizard bicara masalah sepak terjang ISIS di Filipina saat pertempuran berdarah pada tentara Filipina serta grup Maute pecah di Kota Marawi, Filipina selatan. Grup Maute beperang atas nama ISIS selepas bersumpah setia pada grup yang tengah diperangi di Timur Tengah itu.

Ryamizard memanggil militan ISIS sebagai “mesin pembunuh”. Ia menekan kerja sama regional bertaraf penuh untuk melawan mereka. ”Saya diberitahu tadi malam, 1. 200 ISIS di Filipina, sekitaran 40 dari Indonesia, ” ujar Ryamizard.

Meningkatnya ancaman terorisme, termasuk juga pulangnya beberapa ratus milisi Asia Tenggara yang bertempur bersama ISIS di Suriah serta Irak, sudah jadi gosip hangat pada pertemuan puncak tiga hari di Singapura itu. Komunitas ini dapat di hadiri oleh Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis.

Beberapa ratus milisi Maute mengamuk di Kota Marawi semenjak 23 Mei 2017 selepas skuad pemerintah berupaya untuk menangkap pemimpin mereka, Isnilon Hapilon.

Sekitaran 50 milisi bersenjata masih kuasai pusat kota sepanjang nyaris dua hari minggu pamungkas selepas pertempuran berdarah diawali. Pertempuran ini sudah menewaskan 177 orang, termasuk juga 120 milisi yang sebagian salah satunya datang dari Indonesia.

”Bagaimana kita dapat menangani milisi asing ini? Kita mesti komprehensif, ” ujar Ryamizard.

”Kita mesti temukan langkah yang komplit namun kita mesti waspada, mereka mesin pembunuh. Maksud mereka yaitu membunuh orang lain, jadi oleh karena itu tanggung jawab kita kalau kita mempunyai persamaan pemahaman, konsensus serta sistem mengenai bagaimana caranya melawan milisi asing ini, ” tambah ia.

Wakil Menteri Pertahanan Filipina Ricardo David berujar di komunitas yang sama kalau jumlah 1. 200 milisi ISIS di Filipina yaitu info yang anyar menurutnya.

”Saya betul-betul tak tahu, angka saya sekitaran 250-400 (orang), tambah lebih sedikit, ” ujarnya pada wartawan, sebagaimana dilansir AFP, Hari senin (5/6/2017).

Tetapi David berujar ada 40 milisi ISIS asing diantara mereka yang merebut beberapa lokasi. Delapan salah satunya sudah dibunuh oleh skuad pemerintah.

Terlebih dulu, petinggi pertahanan Filipina berujar kalau milisi asing yang dibunuh datang dari Malaysia, Indonesia, Yaman, Arab Saudi serta Chechnya. ”Intelijen kami memprediksi ada sekitaran 40 orang asing yang bertempur dalam insiden Marawi, ” ujar David.

Written by 

Related posts