Search

Malaysia Hukum Mati Sembilan Warga Filipina

Alikanews.com – Pengadilan Tinggi Malaysia menjatuhkan hukuman mati kepada sembilan warga Filipina yang didakwa sebagai penyulut perang dalam sengketa memperebutkan wilayah Sabah tahun 2013.

Menurut hakim Mohd Zawawi Saleh, sembilan terpidana terbukti berperan sebagai perancang penyerangan ke Kampung Tanduo di Lahad Datu, Sabah antara tanggal 12 Februari sampai 10 April 2013.

“Para pelaku adalah bagian dari konspirasi yang melintasi perbatasan untuk menyulut perang melawan pemerintah Malaysia dan atau Raja, untuk menentukan kebijakan luar negerinya dengan negara-negara lain, dengan maksud melemahkan negara sehingga mereka dapat menguasai kembali Sabah,” kata hakim Zawawi Saleh sebagaimana dilansir dari Asia Correspondent, 8 Juni 2017.

Sembilan terpidana merancang dengan detail perang untuk memperebutkan kembali Sabah dari Malaysia.

Ketika itu, klan Kiram mengirim sekitar 200 pria bersenjata ke Kampung Tanduo untuk berperang guna merebut kembali Sabah dari Malaysia pada tahun 2013. Sejumlah 70 warga Filipina bersenjata tewas dan 10 aparat keamanan Malaysia tewas.

Malaysia dan Filipina telah lama saling klaim Sabah sebagai wilayahnya. Klan Kiram yang dipimpin Sultan Esmail Kiram II memproklamirkan diri sebagai Sultan Sabah sampai kematiannya pada 2015. Sabah sebagai bagian dari wilayah Malaysia memperoleh pengakuan dunia internasional sejak negara itu berbentuk federasi tahun 1963.

Sembilan warga Filipina yang dijatuhi hukuman mati merupakan orang yang dipersenjatai klam Kiram untuk merancang perang untuk merebut Sabah dari Malaysia.

Written by 

Related posts