Search

Mana Lebih Baik, Menyabuni Dengan Tangan Atau Busa Saat Mandi?

Alikanews.com – Ada orang yang memilih untuk menggunakan tangan untuk menggosok-gosokkan sabun pada tubuhnya saat mandi. Tetapi, ada juga orang yang menggunakan busa untuk membantu menggosok-gosokkan sabun itu. Dengan menggunakan busa, kita memang bisa mendapatkan sensasi lebih bersih, tetapi, menurut pakar kesehatan, busa ternyata tidak direkomendasikan untuk digunakan saat mandi. Apa alasan dari saran ini?

Pakar kesehatan dermatologi bernama dr. Stefanie Williams ternyata menyarankan kita untuk tidak menggunakan busa mandi dan hanya menggunakan tangan untuk menggosokkan sabun pada kulit. Memang, busa ini bisa membantu kulit terasa jauh lebih fresh. Hal ini disebabkan karena sel-sel kulit mati juga turut terangkat saat terkena busa tersebut . Sayangnya, sel-sel kulit mati dan berbagai kotoran ini akhirnya terperangkap pada busa. Bila busa ini disimpan secara sembarangan, terutama ditempat yang lembab, maka busa ini bisa jadi sarang bakteri dan jamur yang tidak baik bagi kesehatan.

Pendapat yang berbeda dikemukakan oleh Birnur Aral yang berasal dari Good Housekeeping Institute. Menurut beliau, penggunaan busa sabun ternyata tidak seburuk yang dibayangkan. Dengan menggunakan busa, maka akan ada lebih banyak udara pada sabun mandi yang bisa membantu teknologi sabun bekerja dengan efektif untuk membersihkan tubuh. Memang, busa ini lambat laun akan semakin kotor dan berminyak. Tetapi, kita hanya perlu menggantinya saat busa ini terlihat kotor atau berbau.

Aral sendiri menyarankan kita untuk segera membilas busa sampai bersih begitu selesai digunakan setelah mandi. Setelah itu, pastikan busa benar-benar kering dan disimpan ditempat yang terang dan kering supaya tidak menjadi sarang bakteri. Sebaiknya kita tidak menyimpan busa ini di kamar mandi dan pastikan kalau busa ini diganti setiap tiga minggu supaya tidak jadi tempat bertumbuhnya bakteri atau jamur.

Semoga informasi ini bisa berguna.

Written by 

Related posts