Search

Jurnalis Australia Tertembak Saat Meliput Kondisi di Marawi

Alikanews.com – Seorang jurnalis Australia tertembak pada Kamis 15 Juni 2017 saat ia meliput kondisi di Kota Marawi, Filipina. Untungnya sang jurnalis, Adam Harvey, tidak mengalami luka yang serius.

Seperti dilansir dari AFP, Jumat (16/6/2017) reporter yang bekerja di Australian Broadcasting Corporation itu menggambarkan insiden penembakan itu di Twitter. Di sosial media itu, ia menulis “Beruntung” dan disandingkan gambar hasil rontgen yang memperlihatkan peluru bersarang di lehernya.

Juru bicara komite manajemen krisis Pemerintah Filipina, Zia Alonto Adiong menerangkan kalau insiden itu saat Harvey tengah berada di kamp yang menjadi tempat berkumpulnya jurnalis setempat dan asing di Kota Marawi. Sayangnya, meski kamp itu dijaga tentara tetapi lokasi itu cuma berjarak dua km dari wilayah yang dikuasai oleh para militan radikal di Marawi.

Juru bicara militer setempat, Letkol Jo-ar Herrera menyatakan kalau semua orang yang berada di kamp itu mesti berhati-hati. “Saya meminta kepada semua orang, Anda harus sangat berhati-hati karena dalam penilaian kita di sekitar kamp militer 103 (masih) berada didalam garis pandang musuh,” katanya.

Meski bersarang di lehernya, peluru itu tidak mengancam nyawa Harvey selepas ia sempat menjalani perawatan medis. “Terima kasih semuanya – saya baik-baik saja. Peluru masih ada di leher saya namun tidak mengenai  semua bagian yang penting,” tulis Harvey di Twitter.

Written by 

Related posts