Search

Kenali Gejala Usus Buntu

AlikaNews.Com – Pasien dinyatakan usus buntu jika berlangsung penyumbatan keseluruhan di bagian lumen apendix. Hal umum yang kerap didapati penyumbatnya yaitu biji-bijian sebagaimana biji jambu, tomat atau cabai.

Tanda Usus Buntu
Jika Anda kerap alami sakit pada perut, coba check apakah sakit perut Anda sama juga dengan tanda usus buntu di bawah ini :
– Rasa sakit di bagian pusar serta ulu hati yang terkadang datang serta terkadang hilang.
– Setelah itu juga akan rasakan sakit di bagian abdomen bagian kanan sebagian jam selepas tanda pertama. Rasa sakit dengan intesitas yang kuat serta malahan dibarengi dengan demam pada penderitanya. Suhu tubuh bisa menjangkau 39 derajat Celcius serta tinggal.
– Rasa sakit di bagian perut juga dibarengi rasa mual serta kembung. Rasa mual dapat juga mengakibatkan pasien muntah jika lambung terisi makanan.

Check Usus Buntu
Untuk meyakinkan apakah beberapa gejala itu adalah tanda-tanda usus buntu, pihak medis umumnya meakukan kontrol penunjang untuk meyakinkan diagnosisnya. Kontrol penunjang yang umum dikerjakan yaitu dengan USG di bagian abdomen, kontrol photo radiologic, serta kontrol laboratorium serta urine.
Pada kontrol urine, penelusuran dikerjakan dengan lihat apakah jumlah leukosit atau eritrosit pada apendiks lebih dari batasan normal atau tak. Keunggulan jumlah eristrosit serta leukosit bisa memberikan indikasi ada peradangan pada apendiks.

Operasi Usus Buntu
Pada masalah usus buntu, pengobatannya dikerjakan lewat cara operasi. Ada dua langkah operasi usus buntu yang bisa dikerjakan. Pertama, dimaksud dengan Apendiktomi Konvensional serta yang ke-2 lewat cara Apendiktomi Laparoskopik.
Apendiktomi Kovensional bisa dikerjakan pada pasien dengan berat tubuh normal. Sementara jika pasien mempunyai berat tubuh berlebihan atau obesitas, jadi pembedahan dikerjakan dengan Apendiktomi Laparoskopik.
Proses pembedahan tak bisa dikerjakan dengan langsung, karna ada prasyarat keadaan badan pasien sudah lebih baik. Prasyarat keadaan pasien sebelumnya dikerjakan pembedahan yaitu suhu tubuh pasien tak bisa lebih dari 38 derajat Celcius, pembuangan urine normal yakni 1-2 ml/kg tiap-tiap jam serta denyut nadi di bawah 120 kali/menit.

Written by 

Related posts