Search

Penjelasan Tentang Aborsi Dan Efek Sampingnya Bagi Kesehatan

Alikanews.com – Aborsi adalah salah satu tindakan medis yang bertujuan untuk mengakhiri kehamilan. Dengan melakukan aborsi, maka janin pun bisa segera di keluarkan sebelum sanggup hidup di luar kandungan. Biasanya, aborsi dilakukan sebelum usia kehamilan mencapai 20 minggu sehingga janin pun bisa mati. Meskipun memiliki konotasi negatif dalam kehidupan sosial karna banyak orang yang melakukannya karna tidak menginginkan janin, dalam realitanya aborsi juga sering dilakukan karna kebutuhan menyelamatkan nyawa ibu hamil.

Pakar kesehatan mengatakan jika ada beberapa jenis aborsi yang di kenal dalam dunia kesehatan, yaitu aborsi spontan atau alamiah dan aborsi buatan atau sengaja. Aborsi spontan sendiri yaitu aborsi yang disebabkan karena unsur ketidaksengajaan atau kecelakaan. Sebagai contoh, ada kasus janin meninggal di dalam kandungan saat usianya belum mencapai 20 minggu sehingga Ia pun harus di keluarkan dari kandungan sang ibu. Selain itu, ada pula aborsi buatan atau yang dilakukan dengan sengaja. Aborsi berikut yang sering mendapatkan konotasi negatif oleh masyarakat. Aborsi buatan ini dilakukan secara sadar oleh ibu yang sedang mengandung dan biasanya didampingi oleh dokter atau bidan. Ada banyak teknik yang dilakukan untuk melakukan aborsi buatan ini ; dari dengan melalui obat-obatan, bedah, atau bahkan aborsi provokatus yang bisa membuat vagina wanita mengalami pendarahan.

Ada banyak pertimbangan yang mendasari tindakan aborsi. Tetapi, seringkali dokter menyarankan ibu untuk melakukannya andai kehamilannya dianggap membahayakan nyawanya. Satu hal yang pasti, tindakan aborsi juga bisa memberi resiko samping tersendiri seperti timbulnya rasa nyeri pada perut, mual-mual dan muntah-muntah, munculnya flek atau bercak darah, sampai adanya resiko besar kompilikasi seperti pendarahan hebat, kerusakan pada leher rahim, perforasi uterus, munculnya infeksi, sampai adanya komplikasi serius yang bisa saja menyebabkan kematian. Karna alasan inilah sebaiknya aborsi baru bisa dilakukan dengan berbagai pertimbangan medis yang tepat bersama dengan dokter professional supaya tidak membahayakan nyawa dan kesehatan ibu.

Semoga infonya berguna ya.

Written by 

Related posts