Search

Hal Aneh Yang Bisa Terjadi Pada Ibu Menyusui

Alikanews.com – Fase menyusui adalah salah satu fase paling membahagiakan sekaligus merepotkan untuk seorang wanita. Bagaimana tidak, mereka akan merasa berbahagia saat lihat sang buah hati menyusu demi perkembangan tubuh dan kesehatannya, namun, para wanita juga harus memperhatikan teknik menyusui dengan baik dan tidak boleh asal mengkonsumsi makanan yang bisa berimbas pada produksi ASI. Selain itu, fase menyusui juga bisa menyebabkan munculnya hal-hal aneh pada wanita yang tentu sangat merepotkan. Seperti apakah hal-hal aneh itu?

1. Mengalami kontraksi layaknya sebelum melahirkan

Banyak ibu menyusui yang merasakan keanehan saat dua minggu pertama setelah proses persalinan di mana mereka mengalami kram perut saat menyusui. Pakar kesehatan mengatakan bila hal ini ternyata sangat normal terjadi karna merupakan mekanisme alami tubuh untuk berkontraksi dan membuat rahim kembali ke ukuran semula layaknya sebelum hamil.

2. Payudara sangat keras

Banyak ibu menyusui yang khawatir saat mengetahui payudaranya bisa menjadi membesar dan bahkan mengeras seperti batu. Beruntung, menurut pakar kesehatan hal ini normal terjadi dan tidak akan mempengaruhi produksi ASI untuk bayi. Pembengkakan payudara sangatlah wajar terjadi, terutama pada beberapa hari setelah melahirkan. Saat bayi sudah mulai teratur menyusu, maka payudara pun akan berangsur kembali lembut seperti sedia kala.

3. Mengalami banyak perubahan emosi

Saat menyusui sang buah hati, tubuh ibu memproduksi hormon oksitosin yang akan memberikan perasaan bahagia sekaligus menambah ikatan emosional pada ibu dan anak, terutama dalam membuat ibu cenderung protektif dan menyayangi sang buah hati. Sayangnya, ada sebagian ibu menyusui yang merasakan kecemasan yang bisa berlangsung dalam waktu yang cukup lama, yaitu sampai 20 menit tatkala menyusui sang buah hari. Pakar kesehatan mengatakan fase kecemasan ini sebagai dysphoric milk ejection reflexatau D-Mer yang terjadi karna ketidak normalan kadar dopamine dalam tubuh. Selain merasakan kecemasan, beberapa ibu mengaku bila mereka menjadi cenderung mudah tersinggung atau bahkan terkadang ingin melarikan diri dari tanggung jawab seorang ibu. Beruntung, dengan dukungan keluarga, masalah ini bisa berangsur-angsur menghilang.

Semoga informasinya bisa berguna ya.

Written by 

Related posts