Search

Pola Makan Untuk Melawan Kanker

AlikaNews.Com – Di Indonesia sendiri, jumlah pasien kanker diprediksikan jadi bertambah sejumlah 200 ribu orang per tahunnya. WHO malahan mengira angka ini masih selalu bertambah yang akan datang. Angka kematian kanker juga termasuk juga tinggi, yaitu tempati posisi ke-2 pada kematian karena penyakit tak menyebar selepas jantung didunia.

Alur Makan untuk Menghindar Kanker
Walau dikarenakan banyaknya aspek, resiko terserang kanker bisa di turunkan dengan mengaplikasikan gaya hidup sehat. Termasuk juga salah satunya dengan mengatur alur makan Anda. Di bawah ini panduan paling utama dalam mengatur alur makan untuk menghindar kanker :

1. Mengatur komposisi makanan
Gabungan diet yang pas bisa turunkan resiko terserang kanker dibanding cuma konsumsi satu type makanan saja. Riset yang dikerjakan American Institute for Cancer Research (AICR) menyarankan supaya Anda mengaplikasikan diet berbasiskan nabati. Yaitu dengan penuhi dua pertiga jumlah makanan Anda dengan sayuran, buah-buahan, serta serealia utuh, sedangkan sepertiga yang lain bisa ditambahkan daging atau ikan.

2. Memperbanyak warna dalam masakan Anda
Bukanlah dengan pewarna makanan buatan, tetapi dengan perbanyak macam makanan dalam piring Anda. Sebagaimana sudah banyak di ketahui, tumbuhan mempunyai beragam warna bergantung dari pigmen yang dikandungnya. Makin bermacam warna makanan Anda, makin banyak nutrisi yang juga akan Anda peroleh. Utamakan konsumsi sayur serta buah-buahan yang berwarna hijau, merah, serta oranye gelap karna kandungan nutrisinya makin tinggi.

3. Janganlah terlewat saat sarapan
Asam folat adalah vitamin B perlu yang bisa membuat perlindungan badan dari resiko terserang kanker usus besar, rektum, serta payudara. Anda dapat temukan asam folat dalam beragam menu sarapan. Umpamanya saja pada sereal serta product gandum utuh yang lain, juice jeruk, juice melon, juice strobery, asparagus, serta telur.

Anda juga dapat menemukannya dalam polong-polongan, biji bunga matahari, serta sayur berdaun hijau sebagaimana bayam atau selada. Langkah paling baik untuk memperoleh asam folat ini yaitu dengan konsumsi sayur, buah, serta product gandum utuh fresh, tidak dari pil suplemen.

4. Kurangi mengkonsumsi daging merah serta daging olahan
Untuk kurangi resiko terserang kanker usus besar serta colorectal, AICR menyarankan supaya mengkonsumsi daging merah sebagaimana daging sapi, babi, atau domba dibatasi sejumlah 510 g per hari minggu. Mereka juga merekomendasikan untuk kurangi mengkonsumsi daging olahan sebagaimana ham, sosis, serta hot dog yang dibuat lewat pengasapan, pembakaran, atau pengasinan.

5. Rajin konsumsi tomat
Sebagian riset tunjukkan kalau mengkonsumsi tomat bisa turunkan resiko terserang sebagian type kanker termasuk juga kanker prostat. Product olahan tomat sebagaimana juice, saus, serta pasta juga disinyalir bisa tingkatkan potensi mencegah kanker. Walau sekian, masih belum juga di ketahui dengan tentu apakah hal semacam ini karena sebab kandungan likopen yang tinggi pada tomat atau karna aspek yang lain.

6. Kerap minum teh hijau
Teh khususnya teh hijau di kenal juga akan kandungan anti oksidannya yang tinggi serta bisa turunkan resiko terserang kanker. Sebagian riset tunjukkan kalau teh hijau perlambat atau menghindar perubahan sel kanker di usus besar, liver, payudara, serta prostat. Dampak sama juga diperlihatkan di jaringan paru-paru serta kulit. Dalam riset lebih imbuh, teh kerap dihubungkan dengan penurunan resiko kankerperut, kandung kemih, serta pankreas.

7. Banyak konsumsi anggur
Anggur khususnya yang berwarna ungu serta merah kaya resveratol yang mempunyai senyawa anti oksidan serta anti inflamasi. Sebagian riset tunjukkan kalau anggur dapat menghindar rusaknya yang menyebabkan terjadinya kanker pada sel badan. Satu diantara studi yang diterbitkan di Translational Oncology juga tunjukkan kalau gabungan folifenol pada anggur merah bisa menghindar perubahan sel kanker payudara pada tikus.

8.  Batasi mengkonsumsi alkohol
Alkohol dipercaya bisa tingkatkan resiko terserang kanker mulut, tenggorokan, laring, esofagus, liver, payudara, usus besar, serta rectum. Peneliti mengira hal semacam ini dikarenakan oleh sifat alkohol yang bisa mengakibatkan kerusakan DNA dengan langsung, khususnya bila dipadukan dengan merokok. AICR juga mereferensikan supaya mengkonsumsi alkohol dibatasi tak lebih dari dua gelas /hari untuk lelaki serta satu gelas untuk wanita.

Written by 

Related posts