Search

5 Cara Menurunkan Berat Badan S

AlikaNews.Com – “Meskipun banyak perempuan di luar sana ingin cepat-cepat menurunkan berat badan setelah melahirkan, hal yang terpenting adalah dengan bersabar dengan diri Anda”, begitu kata Melinda Johnson, seorang ahli gizi dan juru bicara American Dietitian Association. Banyak orang yang mendapatkan berat badan normal dengan cepat setelah melahirkan. Tapi, jangan tergiur dengan hal-hal tersebut karena bisa saja mereka melakukan proses yang berbahaya dengan olahraga intensif dan diet yang sangat ketat ketika tubuh belum siap untuk melakukannya.

Berikut beberapa cara untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan yang dapat Anda terapkan untuk mendapatkan berat badan Anda kembali:

1. Jangan lakukan diet

Diet tidak akan membantu Anda menurunkan badan, karena pertama, melakukan diet memerlukan konsistensi dan komitmen untuk gaya hidup sehat. Kedua, Anda baru saja mengalami masa yang berat selama kehamilan dan melahirkan yang tentu saja melelahkan.

Selain melakukan diet, Anda bisa mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang, tahan diri untuk tidak mengkonsumsi junk-food, membuat camilan dari buah-buahan seperti potongan apel dan wortel, serta memonitor apa yang Anda makan setiap hari dengan menulis buku harian dapat membantu Anda lebih fokus dalam menurunkan berat badan.

2. Konsumsi lebih banyak makanan bernutrisi

Sebagai seorang ibu yang baru saja melahirkan, Anda membutuhkan nutrisi yang maksimal khususnya apabila Anda juga menyusui. Pilih makanan yang mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh serta rendah lemak dan kalori. Salah satu makanan super ini adalah ikan. Jenis ikan seperti salmon, sarden, dan tuna mengandung DHA, asam lemak Omega-3 yang dapat membantu perkembangan sistem otak dan saraf pada bayi Anda.

Susu dan yogurt juga dapat menjadi pilihan karena kandungan kalsium di dalamnya dapat membantu tulang tetap kuat. Serta, jangan lupa mengkonsumsi protein yang bisa didapatkan dari daging, ayam, dan kacang-kacangan yang rendah lemak dan kaya akan serat.

3. Menyusui

menurunkan berat badan pasca melahirkan
Menyusui bayi anda membantu menurunkan berat badan. [pixabay]
Dengan menyusui, Anda dapat membakar ekstra kalori yang tentunya dapat membantu menurunkan berat badan. Menyusui secara ekslusif dapat membakar 300 kalori per hari, bahkan lebih apabila Anda memiliki bayi kembar. Selain itu, menyusui sangat baik bagi bayi karena dapat meningkatkan imunitas dan berbagai manfaat kesehatan yang lain. Yang perlu diingat, jangan jadikan menyusui sebagai alasan untuk memakan apapun yang Anda inginkan apabila Anda ingin mendapatkan berat badan Anda kembali normal.

4. Minum lebih banyak air putih

Minum air putih yang cukup dalam sehari dapat mencegah dehidrasi. Dengan menjaga tubuh terhidrasi dengan baik, membuat Anda merasa kenyang sehingga tidak akan membuat Anda ingin makan lebih. Serta, dalam sebuah penelitian diketahui bahwa dengan minum air putih yang cukup dapat mempercepat proses metabolisme.

Berapa banyak air putih yang dapat Anda minum setiap hari? Anda tidak harus mengikuti rekomendasi yang sering Anda dengar dengan minum air putih delapan gelas sehari, menggunakan warna urin dan seberapa sering Anda buang air kecil dapat dijadikan acuan seberapa banyak air putih yang Anda butuhkan. Apabila tubuh cukup terhidrasi, warna urin akan jernih dan buang air kecil setiap tiga hingga empat jam.

5. Berolahraga

Selain dapat membantu menurunkan berat badan, berolahraga dapat mengurangi depresi karena kurang tidur, membantu menghilangkan stres, serta menjaga otot dan tulang tetap kuat. Mencari waktu yang tepat untuk berolahraga ketika Anda memiliki bayi tentu sangat sulit, namun bukan berarti tidak mungkin selama Anda membuat prioritas.

Anda dapat melakukan olahraga ringan seperti berjalan, latihan pinggul, dan peregangan. Anda juga dapat berolahraga bersama bayi Anda dengan berjalan keliling kompleks menggunakan stroller atau kereta dorong, serta dapat pula mengikuti klub kesehatan untuk ibu dan bayi. Namun, sebelum memulai program olahraga sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter Anda.

Written by 

Related posts