Search

6 Manfaat Buah Delima Bagi Kesehatan

AlikaNews.Com – Mengkonsumsi buah delima dalam keadaan fresh begitu dianjurkan karna kandungan fenolik delima dapat alami penurunan oleh tehnik pemrosesan serta pasteurisasi.

Tidak kalah dengan daging buahnya, kulit delima mempunyai polifenol 3x semakin banyak. Polifenol ini termasuk juga tanin, katekin, galokatekin, serta prodelpinidin. Karna tak bisa dikonsumsi dengan langsung, kulit delima banyak diekstrak untuk jadikan suplemen serta bahan pengawet makanan.

Delima juga diperlengkapi dengan vitamin C, yang jumlahnya menjangkau 17% keperluan harian per 100 g, vitamin K, E, B kompleks, potasium, mangan, fosfor, serta mineral yang lain. Serat pangan delima pas tinggi serta ada di bagian biji buahnya yang bisa dikonsumsi.

 

Faedah Buah Delima untuk Kesehatan

Beragam riset sudah banyak dikerjakan untuk ketahui potensi faedah delima untuk kesehatan. Ini ia sebagian salah satunya :

1. Perlambat perubahan kanker prostat
Anti-oksidan di ketahui bisa menghindar serta melakukan perbaikan rusaknya DNA yang mengakibatkan kanker. American Institute of Cancer Research merekomendasikan pasien kanker untuk mengaplikasikan diet berbasiskan tanaman dengan gizi seimbang sepanjang mereka memperoleh penyembuhan, serta delima mungkin saja dapat jadi satu diantara alternatif.

Riset taraf kecil tahun 2006 lalu coba memberikan 227 ml sari delima /hari ke alur makan pasien kanker lelaki. Akhirnya, perubahan serta bertambahnya jumlah sel kanker dapat ditekan. Disinyalir, elagitanin dalam delima bisa menghindar gerakan sel kanker. Aliran darah ke tumor juga alami penurunan hingga menyulitkan sel kanker untuk memperoleh nutrisi.

Studi beda yang diterbitkan di “International Journal of Oncology” 2008 lalu coba memberikan ekstrak delima pada tikus percobaan yang diinokulasi dengan sel kanker prostat manusia.

Hasil tunjukkan kalau ukuran serta densitas pembuluh tumor alami penurunan dengan penting. Tetapi, dibutuhkan riset lebih imbuh untuk ketahui dampaknya dengan langsung pada manusia.

2. Turunkan kolesterol
Riset tahun 2004 tunjukkan kalau mengkonsumsi 50 ml sari delima /hari sepanjang lebih dari 3 tahun bisa turunkan rusaknya arteri karena cholesterol sampai nyaris 50%. Penimbunan cholesterol dapat juga ditekan.

Dalam riset beda di Israel, sari delima juga turunkan kandungan cholesterol serta menghindar pembentukan plak baik pada lelaki ataupun tikus percobaan. Gabungan anti-oksidan, serat pangan, dan nutrisi beda dalam delima disinyalir bertindak dalam faedah ini. Masih dibutuhkan penilaian lebih imbuh untuk ketahui system kerjanya, tetapi peneliti berkaitan merekomendasikan supaya sari delima diikutkan dalam alur makan seimbang keseharian.

3. Menyehatkan jantung
Sari delima sering di teliti untuk mengahui hubungannya dengan penyakit jantung. Satu diantara riset 2005 lalu tunjukkan kalau mengkonsumsi 238 ml sari delima /hari sepanjang lebih dari 3 bulan bisa tingkatkan aliran darah ke jantung serta turunkan resiko serangan jantung.

Studi terbatas beda pada pasien hipertensi, mengkonsumsi sari delima sepanjang 2 hari minggu memerlihatkan penurunan desakan darah sistolik. Peneliti mengira kalau tanin serta punikalagin dalam delima efisien dalam menyehatkan jantung karna dapat menghindar rusaknya karena radikal bebas.

4. Menyehatkan pencernaan
Serat pangan yang pas tinggi dalam delima bisa menolong memperlancar serta menyehatkan system pencernaan. Sari delima banyak dipakai sebagai obat tradisionil untuk menyembuhkan disentri serta kolera.

Sementara kulit, kulit pohon, serta daunnya digunakan untuk menyembuhkan diare serta problem pencernaan yang lain. Delima juga mempunyai kalori tengah hingga sering direferensikan oleh pakar gizi untuk diikutkan dalam diet penurunan berat tubuh.

5. Meredakan osteoarthritis/radang sendi
Dampak anti inflmasi dalam delima menolong meredakan rada sakit pada pasien atherosclerosis serta ortheoarthritis. Studi tahun 2009 oleh Case Western Reserve University yang diterbitkan dalam “The Journal of Nutrition” membuka kalau anti-oksidan dalam ekstrak delima bisa turunkan kandungan senyawa penyebabnya peradangan bernama interlekuin-1b. Delima juga menghindar pembentukan enzim yang mengakibatkan kerusakan kartilago, jaringan ikat yang ada pada sendi.

Faedah ini didukung oleh riset beda yang diterbitkan dalam jurnal “Phytotherapy Research” tahun 2010. Mereka temukan kalau sari delima bisa menghindar rusaknya sel kondrosit yang ada pada kartilago. Sel penyebabnya peradangan juga tak diketemukan dalam sel kondrosit itu.

6. Melindungi kesehatan gigi
Siapa kira delima nyatanya punya potensi melindungi kesehatan gigi serta mulut Anda. Satu riset dikerjakan oleh Faculty of Medicine of Juazeiro do Norte 2006 lalu. Ekstrak hidroalkohol dari delima dipakai untuk berkumur sepanjang 1 menit dan dibanding dengan air terdestilasi serta chlordexidine. Sampel dihimpun dari 60 pasien sebelumnya serta setelah berkumur serta akhirnya, pemakaian ekstrak delima begitu efisien dalam melawan pembentukan plak gigi.

Ekstrak delima juga mempunyai sifat anti bakteri pada mikroorganisme spesifik yang mengakibatkan problem mulut.

Written by 

Related posts