Search

Tetap Sehat Saat Berpuasa

AlikaNews.Com – Apakah faedah puasa untuk badan?
Puasa pada bulan ramadhan tidak cuma berikan efek untuk kehidupan spiritual, tetapi juga fisik. Puasa bisa merubah pola hidup jadi tambah baik. Lewat puasa seorang dapat juga merubah alur makan hingga bisa beresiko pada berat tubuh. Puasa dapat juga menjadikan badan punya kebiasaan untuk tak mempunyai jadwal konsumsi makanan ringan.

Apakah perubahan metabolisme badan sepanjang bulan puasa?

Tanggapan badan sepanjang puasa bergantung pada panjang puasa yang dikerjakan. Selepas badan mengolah serta menyerap nutrisi pada makanan dari saat pamungkas makan, jadi setelah itu badan tak memperoleh konsumsi makanan sepanjang 8-12 jam. Pada keadaan puasa badan mesti tergantung pada nutrisi yang disimpan untuk daya.

Berlangsung perubahan hormon pada badan agar bisa memakai nutrisi yang tersimpan serta melindungi kandungan glukosa dalam darah supaya tetaplah stabil. Sebagai contoh yaitu hormon insulin yang berperan memberi tanda pada sel badan supaya ambil serta memakai glukosa dari darah. Sepanjang puasa, badan juga akan kurangi produksi insulin serta perbanyak hormon beda yang menolong badan untuk ambil glukosa serta lemak yang tersimpan pada badan. Glukosa serta lemak yang tersimpan dipakai untuk membuat daya sepanjang badan tak memperoleh konsumsi makanan.

Perubahan alur makanan alur tidur sepanjang bulan ramadhan juga peluang bisa memberi sebagian efek untuk kesehatan.
Tersebut sebagian problem kesehatan yang mungkin saja saja keluar sepanjang bulan puasa :

1. Problem pada pencernaan
Seorang yang konsumsi obat untuk masalah pencernaan, sebagaimana antasida atau kelompok penghalang proton pump direkomenasikan untuk selalu konsumsi. Obat bisa dikonsumsi saat sahur. Untuk menghindar nyeri pada perut atau bersendawa bisa dibantu dengan makan seperlunya serta hindari makanan berminyak, digoreng, atau begitu pedas. Kurangi konsumsi cafein serta berhenti merokok dapat juga menolong kurangi problem pencernaan.

2. Sulit buang air besar
Minimnya mengkonsumsi air pada ketika berpuasa peluang bisa menyebabkan kesusahan untuk buang air besar. Konsumsi makanan sebagaimana buah serta sayuran yang tinggi serat serta mempunyai kandungan air tinggi bisa menolong turunkan kemungkinan terjadinya sembelit atau sulit buang air besar. Bila sulit buang air besar selalu berlangsung bisa memakai obat untuk memperlancar buang air besr yang dikonsumsi saat malam hari.

3. Sakit kepala
Sakit kepala ketika puasa bisa karena sebab dehidrasi atau kelaparan serta istirahat yang kurang kuat. Pemakaian zat adiktif sebagaimana cafein atau nikotin bisa menyebabkan sakit kepala sepanjang berpuasa. Sebagian langkah bisa dikerjakan untuk menghindar sakit kepala, sebagaimana mempunyai alur makan yang seimbang sebagaimana tak melupakan sahur, konsumsi cairan dalam jumlah yang pas, konsumsi obat pembasmi rasa sakit pada ketika sahur, tak terkena cahaya matahari langsung, memakai kaca mata hitam untuk kurangi dampak silau, memijat sisi kepala untuk menyingkirkan kemelut pada otot. Seorang yang mempunyai kisah migrain atau sakit kepala terus-terusan mesti berkonsultasi apalagi dulu dengan dokter sebelumnya berpuasa.

4. Dehidrasi
Seorang yang berpuasa tingkatkan kemungkinan terjadinya dehidrasi. Dehidrasi atau kekurangan cairan mempunyai tanda tanda sebagaimana badan merasa limbung/enteng, pusing, serta lemas. Saat rasakan tanda serta tanda itu baiknya selekasnya konsumsi air yang di beri gula serta garam untuk kembalikan elektrolit serta cairan yang hilang. Untuk menghindar dehidrasi sepanjang berpuasa yaitu dengan konsumsi banyak air putih saat sahur serta berbuka, membatasi untuk ada di luar ruang, serta membatasi badan untuk bergerak sangat aktif.

Written by 

Related posts