Search

8 Mitos dan Fakta Penyakit Jantung

AlikaNews.Com – Ada banyak mitos mengenai penyakit jantung yang satu diantaranya berbunyi “saya masih muda, tak mungkin saja dapat terserang penyakit jantung”. Seberapakah Anda tahu mengenai penyakit jantung? Apakah hal itu benar? Anggapan yang salah bisa membahayakan jantung. penyakit jantung bisa membunuh semakin banyak orang di semua umur.

Tersebut mitos serta kenyataan mengenai penyakit jantung yang beredar banyak di orang-orang :

1. Mitos : “Saya masih muda, tak mungkin saja terserang penyakit jantung”
Kenyataan : Pola hidup yang tengah ditempuh bisa memengaruhi kemungkinan untuk terjadinya penyakit jantung atau kardiovaskular di masa datang. Plak pada pembuluh darah bisa mulai terakumulasi semenjak masa kanak-kanak serta remaja. Plak yang terakumulasi bisa mengakibatkan penyumbatan arteri hingga tingkatkan kemungkinan terjadinya penyakit jantung. Beberapa orang muda atau dewasa bisa mempunyai kemungkinan tinggi alami problem pada jantung, khususnya yang tengah mengalami diabetes serta obesitas.

2. Mitos : “Kok dapat desakan darah saya tinggi? Saya tak sempat rasakan pusing lho
Kenyataan : Peningkatan desakan darah sampai lebih dari normal atau hipertensi adalah penyakit “silent killer” karna biasanya tak menyebabkan tanda. Hingga butuh dikerjakan kontrol desakan darah dengan teratur untuk ketahui keadaan badan. Therapy penyembuhan sedini mungkin saja bisa menghindar terjadinya serangan jantung, stroke, rusaknya ginjal, serta problem kesehatan yang lain.

3. Mitos : Serangan jantung juga akan diikuti dengan terjadinya nyeri pada dada
Kenyataan : Serangan jantung memanglah identik dengan nyeri pada dada tetapi, belum juga pasti hal itu bisa berlangsung. Serangan jantung mempunyai sebagian tanda serta tanda sebagaimana sesak nafas, mual, terasa pusing, serta rasa sakit atau ketidaknyamanan pada satu atau ke-2 lengan, rahang, leher, atau punggung.

4. Mitos : Penyakit diabetes melitus tak bisa menyebabkan penyakit jantung sepanjang konsumsi obat dengan rutin
Kenyataan : Konsumsi therapy penyembuhan diabetes dengan teratur bisa memabntu turunkan kemungkinan terjadinya komplikasi penyakit jantung. Tetapi, kandungan gula yang termonitor masih mempunyai peningkatan kemungkinan untuk penyakit jantung serta stroke. Aspek kemungkinan diabetes bisa meningkatan kemungkinan penyakit jantung.

5. Mitos : Seorang yang mempunyai keturunan penyakit jantung tak bisa bertindak mencegah.
Kenyataan : Seorang yang mempunyai keturunan penyakit jantung mempunyai kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami penyakit jantung dari pada orang yang tak mempunyai keturunan. Tetapi, ada berbagai macam langkah agar bisa menghindar terjadinya penyakit jantung sebagaimana mengontrol cholesterol, perubahan pola hidup, mengontrol desakan darah, menjaga berat tubuh supaya tetaplah baik, mengontrol kandungan gula dalam darah, serta berhenti merokok.

6. Mitos : “Saya juga akan lakukan kontrol cholesterol saat berusia 40 tahunan”
Kenyataan : The American Heart Association mereferensikan kalau seorang mesti teratur lakukan kontrol cholesterol tiap-tiap 5 tahun sekali serta diawali pada umur 20 tahun.

7. Mitos : Tidak berhasil jantung yaitu sama juga dengan jantung berhenti berdetak
Kenyataan : Jantung juga akan berhenti berdetak saat berlangsung serangan jantung. Tidak berhasil jantung yaitu keadaan di mana jantung selalu bekerja namun tak memompa darah sesuai sama peranannya. Hal semacam ini bisa mengakibatkan sesak nafas, pembengkakan pada kaki serta pergelangan kaki atau batuk dengan persisten atau terus-terusan serta nafas berbunyi “ngik”. Sepanjang serangan jantung, seorang juga akan kehilangan kesadaran serta berhentu bernafas normal.

8. Mitos : Nyeri pada kaki adalah sinyal tanda penuaandan bukanlah adalah tanda terjadinya problem pada jantung.
Kenyataan : Nyeri atau sakit pada kaki bisa adalah tanda terjadinya penimbunan plak pada pembuluh darah arteri. Penyumbatan pada pembuluh darah arteri bisa tingkatkan berlangsung serangan jantung atau stroke.

Written by 

Related posts