Search

7 Makanan yang Harus Dihindari Setelah Kemotrapi

AlikaNews.Com – Ketika melakukan kemoterapi, dokter biasanya juga akan memohon pasien untuk pilih makanan sehat untuk di mengkonsumsi serta hindari makanan yang tak baik untuk mensupport kesuksesan dari kemoterapi yang anyar saja dikerjakan. Dengan konsumsi makanan yang sehat, jadi pasien juga akan dapat bertahan pada resikonya yang diakibatkan dari penyembuhan dan tingkatkan sistem pengobatan lebih cepat. Di bawah ini, kami mempunyai daftar sebagian pantangan makanan selepas kemoterapi yang perlu begitu dijauhi untuk percepat sistem pengobatan.

1. Sayuran Mentah
Sayuran mentah adalah makanan yang penuh juga akan vitamin, mineral dan serat hingga pasien kanker berasumsi bila konsumsi sayuran mentah itu begitu baik dikerjakan terutama setelah kemoterapi serta karena tak teratur makan sayur dapat menyebabkan sebagian problem. Tetapi fakta sesungguhnya, sayuran tetaplah mesti dibuat untuk kurangi resiko penyakit yang mungkin saja masih menempel dalam sayuran mentah itu.

Dari situs Breast Cancer, seseorang dokter bernama Jeniffer Sabol menyebutkan bila pasien yang melakukan perawatan kemoterapi mesti hindari sebagian type sayuran mentah sebagaimana mentimun serta seledri yang disebut sayuran paling rawan terkontaminasi dengan bakteri. Pasien yang anyar saja melakukan kemoterapi mempunyai kandungan darah putih yang rendah dan system kebal badan yang rendah. Hindari sayuran mentah sebagaimana salad jadi satu diantara jalan paling baik untuk pasien kemoterapi.

2. Alkohol
Untuk pasien kanker maupun pasien yang anyar saja melakukan kemoterapi, dianjurkan mesti hindari konsumsi alkohol yang juga akan tingkatkan resiko kelanjutan beragam penyakit kanker sebagaimana kanker tenggorokan, kanker mulut, kanker laring, kanker hati, kanker payudara serta beragam type kanker yang lain.

Seorang yang telah di diagnosis kanker, tengah melakukan penyembuhan kanker dan yang tengah melakukan kemoterapi disarankan untuk hindari minuman mengandung alkohol karna juga akan tingkatkan resiko timbulnya sel kanker yang anyar. Alkohol juga akan tingkatkan kandungan estrogen dalam darah di mana ketika alkohol bercampur dengan darah, jadi alkohol itu juga akan di urai jadi asetaldehid pada organ hati yang berbentuk karsinogen.

Karsinogen itu tak juga akan dapat di hilangkan oleh organ hati serta pada akhirnya mengakibatkan mutasi gen dan perubahan pada susunan DNA. Situasi ini nanti juga akan menyebabkan perubahan sel kanker anyar yang tak teratasi sebagaimana kanker paru paru dan kanker mulut. Dampak alkohol ini disebutkan semakin lebih jelek untuk wanita yang alami keunggulan berat tubuh atau obesitas.

3. Makanan Tinggi Juga akan Lemak
Makanan selanjutnya yang perlu dijauhi setelah lakukan kemoterapi yaitu makanan yang mempunyai kandungan lemak tinggi. Dari American Cancer Society dibuktikan bila makanan yang memiliki kandungan lemak jemu juga akan tingkatkan resiko kambuhnya kanker atau malahan makin bertambah kronis.

Lemak yang perlu dijauhi yaitu lemak jemu yang ada dalam sebagian makanan sebagaimana daging sapi, olahan daging panggang atau daging asap, cream susu, paha ayam, susu, mentega, keju, ayam goreng, kentang goreng, biskuit, jeroan atau organ, makanan cepat saji, kuning telur dan makanan paket.

Makanan Diawetkan serta Dibakar
Pada makanan yang diawetkan memiliki kandungan bahan kimia beresiko yang juga akan beralih jadi karsinogenik serta ini berlaku juga untuk makanan yang dibakar. Makanan yang dibuat lewat cara dibakar khususnya di bagian yang hangus atau gosong mempunyai kandungan zat karsinogen penyebabnya paling utama dari kanker.

Sebagaimana makanan yang kerap di mengkonsumsi orang Indonesia yaitu ikan asin juga adalah bahan tak fresh yang telah diawetkan pas lama untuk sistem penguraian serta pada akhirnya jadi bahan alergen yang mengakibatkan reaksi imunitas badan. Ini menyebabkan badan juga akan alami demam, muncul gatal gatal dan bengkak.

Konsumsi sebagian makanan ini mungkin saja tak juga akan jadi problem untuk orang yang tak mempunyai kanker. Tetapi untuk pasien kanker dan yang anyar saja melakukan kemoterapi juga akan mengakibatkan reaksi berdenyut dan rasa nyeri dibagian badan yang terserang kanker. Ikan asin juga jadi penyebabnya masalah permeabilitas atau penyerapan air di jaringan badan, permukaan luka yang juga akan terlihat basah serta kadangkala juga dibarengi dengan pendarahan.

4. Makanan Berminyak
Bahaya minyak goreng dan makanan berminyak yang dibuat lewat cara di goreng menggunakan minyak sayur jemu, mentega, cream dsb yang dibuat dengan temperatur tinggi juga akan mengakibatkan kerusakan susunan molekul. Sementara sebagian minyak baik sebagaimana minyak zaitun, minyak wijen serta beragam type minyak yang lain juga tak bisa dipanaskan sebab dapat mengakibatkan kerusakan susunan molekul dari minyak sehat itu.

5. Daging
Sebagian type daging sebagaimana ayam, sapi, makanan laut jadi makanan pantangan pasien yang melakukan kemoterapi. Sementara ikan masih bisa di mengkonsumsi kadang-kadang tetapi bukanlah jadikan sebagai menu paling utama. Lainnya itu, jauhi juga konsumsi ikan yang hidup di perairan penuh limbah beracun hingga dapat mengakibatkan ikan itu juga memiliki kandungan toksin.

6. Jeruk
Beragam type jeruk sebagaimana jeruk nipis serta jeruk bali yang mempunyai kandungan vitamin C tinggi harus juga dijauhi sepanjang melakukan kemoterapi dan setelah melakukan kemoterapi. Sebagian type buah sitrus ini memanglah tak membahayakan pasien dengan teratur, tetapi dapat tingkatkan resikonya kemoterapi.

Buah sitrus ini harus juga dijauhi terutama untuk pasien kanker mulut sebab dapat menyakitkan serta menyebabkan gesekan yang begitu menyakitkan. Tingkat keasaman tinggi dalam buah sitrus juga akan menyebabkan sensasi sebagaimana tersengat. Lainnya itu, chemo care juga berikan pernyataan bila buah sitrus dapat menyebabkan sembelit untuk beberapa orang.

7. Makanan Pedas
Makanan pedas adalah makanan setelah itu yang perlu dijauhi sepanjang perawatan kemoterapi dan setelah melakukan kemoterapi. Makanan pedas memanglah tak beresiko langsung pada pasien, tetapi dapat juga jadi memperburuk resikonya kemoterapi sebagaimana konsumsi type buah sitrus.

Sebagian makanan sebagaimana paprika, bubuk cabe, kari serta beragam makanan pedas yang lain mesti dijauhi karna dapat mengganggu perut serta tingkatkan resiko diare setelah perawatan serta jadi penyebabnya mencret. Makanan pedas juga tingkatkan rasa mual serta menaikkan rasa sakit di ruang tenggorokan dan mulut.

Written by 

Related posts