Search

6 Bahaya Makan Ikan Pari

AlikaNews.Com – Ikan pari termasuk juga dalam ikan bertulang riskan semacam dengan ikan hiu. Ikan pari mempunyai banyak type di lautan. Ada sekitaran 300 spesies ikan pari yang hidup didunia yang menyebar di perairan sub tropis, perairan tropis dan perairan antartika. Di perairan Indonesia ada sekitaran tujuh spesies ikan pari yang hidup yakni Ikan Pari Burung (Rhinoptera Javanica), Ikan Pari Kelapa (Trygon Sephen), Ikan Pari Kembang (Amphostistius Kuhli), Ikan Pari Kampret (Gymnura Micrura), Ikan Pari Totol (Himantura Varnak), Ikan Pari Kekeh (Rhinobatus Djiddensis), serta Ikan Pari Ayam (Dasyatis Sephen).

Ikan yang berupa pipih dengan ekor kecil yang panjang ini banyak digunakan sebagai hewan piaraan maupun masakan. Ketika ini ikan pari populasinya rendah, hingga tak diajurkan untuk di tangkap terlalu berlebih. Lainnya mengganggu keseimbangan ekosistem yang berada di laut, konsumsi ikan pari terlalu berlebih juga beresiko kurang baik pada kesehatan badan.

Perlu untuk di ketahui kandungan gizi yang ada pada daging ikan pari yakni berbentuk air (79, 10%), protein (16, 86%), lemak (0, 42%), natrium, magnesium, kalium, tembaga, kalsium, Zinc, Fosfor dan kandungan asam amino. Ikan pari mempunyai manfaat dalam sistem pengobatan penyakit asma lainnya kandungan gizinya yang baik, protein yang berguna mengobati problem pencernaan, mengontrol kandungan cholesterol, serta masih banyak sekali lagi.

Tetapi butuh diwaspadai. Ikan pari adalah satu diantara type ikan yang habitatnya ada diperairan dalam. Lokasi perairan dalam memiliki kandungan beberapa zat beracun yang beresiko untuk manusia, sebagian salah satunya adalah merkuri serta PCB. Lainnya itu, sebagai satu diantara type ikan besar yang memangsa ikan-ikan kecil, ikan pari jadi sarang menumpuknya beberapa zat beracun yang merasa dari ikan-ikan kecil. Oleh karenanya, perlu buat anda kenali bahaya atau ancaman pada kesehatan anda yang dikarenakan oleh ada zat beresiko yang terdapat dalam ikan pari.

Bahaya Makan Ikan Pari untuk Kesehatan

1. Memiliki kandungan karbondioksida

Bahaya konsumsi ikan pari yang pertama berlaku pada langkah pemrosesan ikan pari lewat cara diasap. Walaupun olahan ikan pari dengan langkah tersebut membuat daging ikan pari merasa lezat serta nikmat tetapi kandungan karbondioksida yang terikut bisa mengikat hemoglobin serta mengakibatkan darah kotor. Hal semacam ini bisa dinetralisir lewat cara meminum kopi selepas makan ikan pari asap. (Baca Juga : Darah Kotor pada Badan , Bahaya Kopi untuk Pasien Anemia)

2. Terserang penyakit kanker

Ikan pari sesungguhnya memiliki kandungan toksik/toksin tinggi karna habitatnya ada di basic laut serta mempunyai potensi 70% mengakibatkan penyakit kanker. Polutan yang terakumulasi pada ikan membuat kemungkinan penyakit kanker yang lebih tinggi. Bahan kimia yang ada pada perairan dalam berbentuk Metyl Mercury serta Polychlorinated Biphenyls (PCB).

3. Larangan untuk ibu hamil

Ibu hamil baiknya hindari konsumsi ikan pari sepanjang masa kehamilannya. Makanan ini bisa mengakibatkan komplikasi pada kehamilan (sebagaimana aborsi serta pendarahan), dan tingkatkan kemungkinan bayi terlahir cacat. Kandungan merkuri begitu membahayakan bayi yang belum juga lahir serta perubahan system saraf anak. Merkuri bisa melalui darah, otak serta plasenta. Kemungkinan ini bergantung pada tingkat merkuri dalam ikan pari yang dikonsumsi. FDA serta EPA merekomendasikan untuk ibu hamil, ibu menyusui, wanita yang bisa hamil, serta anak-anak untuk hindari makan ikan yang terkena merkuri. Bayi serta ibu yang terkena metylmercury bisa mengakibatkan bayi alami masalah rusaknya otak yakni penciutan lapangan pandang, retardasi mental, masalah menelan, retardasi mental, buta serta tuli.

4. Keracunan

Keracunan yang karena sebab konsumsi ikan pari bisa berlangsung bila ikan pari terkontaminasi mikroorganisme dinoflagellata, pantogen, serta parasit usus. Mikroba dinoflagellata diketemukan pada alga serta terumbu karang yang sudah mati. Alga umumnya dikonsumsi oleh ikan-ikan kecil hingga mikroba ini juga akan masuk pada ikan. Mikroba dinoflagellata tak mengakibatkan ikan kecil keracunan, tetapi saat mikroba ini mengontaminasi ikan-ikan itu sampai selanjutnya termakan oleh ikan pari serta customer pamungkas yaitu manusia yang bisa mengakibatkan keracunan.

Tanda keracunan yang muncul yakni masalah pada saluran pencernaan sebagaimana kram perut, mual, serta muntah, sakit kepala, menggigil, berkeringat, gatal. Tanda beda yang mungkin saja muncul bisa berbentuk kram serta mati rasa pada mulut, tangan, serta kaki. Keracunan juga akan mengakibatkan perubahan pada indera perasa, otot merasa nyeri, denyut jantung melemah, desakan darah rendah, serta kelelahan.

Lainnya itu keracunan dapat juga dikarenakan oleh merkuri yang menghambat kerja enzim serta mengakibatkan kerusakan membran sel, situasi ini bisa berlangsung karna merkuri mempunyai kekuatan untuk membuat gugus yang memiliki kandungan belerang yang ada pada protein, enzim atau membran sel. Keracunan yang menyerang system pernapasan dikarenakan oleh senyawa alkil-merkuri yang memiliki rantai pendek yang gampang menguap. Senyawa ini juga akan masuk pada jalur pernapasan serta juga akan mengisi beberapa ruangan serta organ pernapasan serta terkait dengan darah.

5. Rusaknya otak

Merkuri begitu beresiko pada otak. Kandungan merkuri yang bereaksi dengan metana yang datang dari dekomposisi senyawa organik juga akan membuat metal merkuri yang berbentuk toksis. Berbentuk ini, merkuri yang menyebar pada semua jaringan ikan pari ataupun ikan type beda dapat mengakibatkan kerusakan beberapa sel pada otak. Seorang yang makan ikan pari lebih dari 2 x satu minggu mempunyai kandungan merkuri 7 kali semakin besar dalam darah. Rusaknya mungkin bisa menyerang anak-anak serta orang dewasa yang sangat mungkin timbulnya gabungan penyakit masa datang.

6. Kemungkinan penyakit jantung

Merkuri bisa tingkatkan kemungkinan terserang serangan jantung. Banyak studi yang tunjukkan kalau makin banyak seorang konsumsi ikan pari yang terkenan paparan merkuri mempunyai peningkatan tingkat kematian karena serangan jantung. Walaupun dalam ikan mempunyai kandungan yang berguna untuk meminimalkan terjadinya penggumpalan darah, beberapa orang yang alami kematian karena penyakit koroner. Lainnya itu satu diantara sinyal yaitu kalau jantung bisa rasakan cepat capek serta jantung berdebar

Written by 

Related posts