Search

8 Ciri – Ciri Anak Tantrum

AlikaNews.Com – Tantrum meskipun berkesan terlalu berlebih tetapi tersebut yang dipandang anak sebagai langkah paling baik untuk mengekspresikan dianya. Tantrum sendiri sesungguhnya yaitu sisi dari step perubahan anak pada umur pra-sekolah yang diikuti dengan ledakan emosi. Anak-anak yang alami ledakan emosi saat tantrum ini umumnya juga akan tunjukkan ciri ciri anak tantrum sebagaimana mendadak berteriak, menangis dengan keras, berguling-guling, menendang, memukul, melempar malahan kejang-kejang mirip orang yang terserang penyakit ayan. Malahan mereka tak enggan untuk lakukan perbuatan yang menyakiti sendiri sebagaimana membenturkan kepala serta memukul-mukul badannya.

Ciri ciri anak tantrum umumnya berlangsung pada kisaran umur 15 bln. hingga 4 tahun. Tantrum yang dikerjakan oleh anak-anak pada umur ini adalah temper tantrum. Temper tantrum ini pasti berlainan dengan tantrum yang dihadapi anak autis atau semacamnya. Temper tantrum ini murni cuma sebagai bentuk pengekspresian diri anak semata. Hal yang dikerjakan anak yang adalah ciri ciri anak tantrum itu berlangsung dengan rawan saat sekitaran 30 detik hingga 2 menit saja.

Tantrum Manipulatif Serta Tantrum Frustasi

Meskipun tantrum disebutkan sebagai bentuk pengekspresian diri yang berbuntut pada ledakan emosi karna hasratnya tak bisa tersampaikan, tetapi ada hal-hal lain yang jadi penyebabnya timbulnya ciri ciri anak tantrum itu. Hal semacam ini juga juga membagi tantrum jadi 2 type, yakni Tantrum Manipulatif serta Tantrum Frustasi.

1. Tantrum Manipulatif

Tantrum manipulatif yaitu tantrum yang berniat mengada-ada oleh anak supaya hasratnya dituruti. Umpamanya seseorang anak berujar pada orang tuanya kalau ia menginginkan hujan-hujanan. Tetapi orang tuanya melarang. Akhirnya ia yang terasa hasratnya tak terpunihi juga akan lakukan ciri ciri anak tantrum dengan maksud supaya hasratnya dituruti.

Hal yang perlu anda kerjakan bila ini berlangsung yaitu tinggalkan anak sendiri sebentar. Bertingkahlah seakan anda tak memerhatikannya. Bila anda terasa cemas membiarkan ia ada di ruang sendiri, tungguilah anak anda tetapi upayakan tetaplah memberikan sikap kalau anda tak tengah memerhatikannya.

2. Tantrum Frustasi

Tantrum type ini yaitu tantrum yang dikerjakan anak saat terasa lapar, capek, jemu, tertekan, dituntut terlalu berlebih, lakukan hal yang tak ia kehendaki atau sakit. Misalnya saat anak di ajak belanja baju di mall. Umumnya orangtua juga akan berpindah-pindah tempat yang menjadikan anak kelelahan. Anak yang terasa capek serta hal yang tengah ia kerjakan itu di rasa bukanlah dunianya, jadi ia juga akan terasa tertekan serta mulai berperilaku tantrum.

Bila anda tak menginginkan hal in berlangsung, anda mesti ketahui apa yang anak itu kehendaki. Umpamanya sebelumnya pergi katakan kemana maksud anda serta apa faedahnya untuk si anak. Bila anak telah tahu, anda dapat membawakan 1 atau 2 mainan kecil yang dapat dimainkan saat ia ikuti anda belanja. Jika hal semacam ini dikerjakan anak tak juga akan terasa jemu serta tertekan hingga dapat selalu ikuti anda.

Ciri-Ciri Anak Tantrum

Supaya anda bisa menangani saat anak alami tantrum, apalagi dulu anda mesti ketahui sinyal sebagai ciri ciri anak tantrum tersebut

1. Merengek

Saat anak tengah beraktivitas, umpamanya bertanding bersama rekannya, ditengah permainannya ia mendadak mendatangi anda serta merengek hingga menggumamkan suatu hal. Jadi ketika itu anda mesti siaga. Mungkin saja selepas itu tantrumnya juga akan keluar.

2. Anak mendadak diam

Ditengah aktivitasnya merengek, lalu mendadak ia terdiam. Janganlah hingga anda terasa kalau problem yang dipunyai anak usai. Mungkin sesudahnya emosi anak makin jadi.

3. Badan menegang

Selepas anak terdiam, lalu sinyal setelah itu yaitu badan anak menegang. Badan menegang itu karena anak tengah menyeimbangi atau menahan emosi yang tak bisa terluapkan.

4. Nafas memburu

Bila emosinya tak bisa terluapkan serta badannya telah merespon, setelah itu nafasnya juga akan memburu. Ini bersamaan dengan naiknya emosi yang dipunyai anak.

5. Gampang geram

Anak tantrum temper memanglah rawan pada stimulus yang mengenainya. Bila stimulus yang ia peroleh tak sesuai sama hasrat, hal semacam ini dapat menyebabkan timbulnya tantrum.

6. Mengamuk

Berikut tingkah laku tantrum yang paling tampak. Anak juga akan berteriak, enendang malahan berguling-guling dilantai. Saat hal semacam ini berlangsung bermakna anak telah tak bisa menahan emosinya sekali lagi.

7. Menyakiti diri sendiri

Tak cuma geram serta berteriak saja, pada tingkah laku tantrum tingkat tinggi anak malahan dapat melukai sendiri. Lepas tingkah laku melukai sendiri itu ia sadari atau tak.

8. Emosi berlebihan

Anak tantrum juga akan begitu geram saat hasratnya tak tercukupi. Tetapi hal semacam ini lumrah, tetapi emosi yang keluar juga akan berkesan begitu terlalu berlebih malahan menjadikan dianya jadi fokus perhatian karena tingkah laku yang dikerjakan itu.

Written by 

Related posts