Search

8 Bahaya Mengucek Mata

AlikaNews.Com – Bahaya mengucek mata dengan tangan mesti kita sadari karna bisa menyebabkan penyakit & kelainan pada mata malahan kebutaan. Mengucek mata adalah aktivitas yang tentu kebanyakan orang sempat mengerjakannya. Kita mungkin saja lakukan hal itu ketika berlangsung kelilipan, ketika mata teras perih, kering, gatal, ketika bangun tidur, ketika tengah terasa kuatir, stress, serta beda sebagainya. Saat menggosok-gosok/mengucek mata, aktivitas itu bisa merangsang air mata untuk mengalir serta melumasi mata yang kering, menyingkirkan debu serta iritasi yang lain. Lainnya itu mengucek mata dapat juga kurangi stres. Itu karena pada ketika menghimpit bola mata ke bawah saraf vagus jadi terangsang hingga memberi dampak perlambat detak jantung. Hal semacam ini di kenal dengan sebutan oculocardiac refleks.

Lalu apakah kita ketahui, kalau sesungguhnya aktivitas mengucek mata bisa menyebabkan dampak beresiko untuk kita? di bawah ini penuturannya.

1. Bisa mengakibatkan desakan pada mata kita

bahaya mengucek mataSebuah riset menyebutkan kalau menggosok-gosok mata sangat kerap, keras, serta sepanjang periode waktu yang lama bisa menyebabkan problem untuk mata, mata juga akan alami desakan yang begitu menyakitkan. Profesor Charles McMonnies, dari UNSW School of Optometry and Vision Science, dalam satu makalah yang diterbitkan dalam jurnal Optometry and Vision Science menyebutkan kalau menggosok-gosok/mengucek mata memberi dampak desakan 10 kali dari tingkatan normal.

2. Jadi memperburuk pandangan (miopia)

Rabun jauh adalah satu keadaan di mana seorang alami masalah pada ketika lihat objek jarak jauh. Miopia berlangsung karna mata tak bisa fokus sinar yang masuk ke retina sisi mata yang berperan untuk lihat. Pada pasien masalah miopia progresif, menggosok-gosok bisa menyebabkan pada buruknya pandangan mereka. Hal semacam ini berlangsung karna retina yang telah melemah ada dibawah desakan yang berturut-turut.

3. Menyebabkan glaukoma

Glaukoma adalah type semacam penyakit mata yang mempunyai tanda tak langsung, di mana hal semacam ini lama kelamaan juga akan kurangi daya pandangan mata serta selanjutnya dapat berbuntut pada kebutaan.

Satu diantara penyebabnya glaukoma yaitu karna ada peningkatan desakan pada bola mata, yakni di atas 20mmHg. Desakan ini dapat berlangsung dari rutinitas kita mengucek mata.

4. Mengakibatkan rusaknya saraf

Pada pasien glaukoma peningkatan desakan pada mata yang berlangsung karna sangat kerap serta sangat lama mengucek mata mengganggu aliran darah di belakang mata, yang selanjutnya beresiko pada rusaknya saraf. Hal semacam ini sudah pasti begitu merugikan pandangan mereka.

5. Mengakibatkan masalah keratoconus

keratoconus

Keratoconus adalah satu keadaan di mana kornea mata jadi melemah serta terdorong ke depan hingga bisa beralih bentuk jadi sebagaimana kerucut atau runcing sebagaimana bola rugby. Situasi ini sudah pasti juga akan membahayakan pandangan mata.

6. Mengakibatkan pembengkakan pada kornea

Menggosok-gosok mata selepas bangun tidur bisa mengakibatkan pembengkakan pada kornea mata. Hal semacam ini karena mata keunggulan cairan sebagai akibatnya karena kandungan oksigen yang rendah dalam semalam. Hal yang sama saja berlaku pada ketika seseorang pemakai soft lens melepaskan lensa kontaknya. Lainnya itu mengucek mata dapat juga menyebabkan luka yang merasa begitu sakit serta nyeri pada kornea.

7. Tingkatkan kemungkinan stress serta infeksi mata

Menggosok-gosok mata bisa jadi memperburuk situasi mata yang telah sakit, mengakibatkan mata merah serta gatal. Hal semacam ini sudah pasti juga akan jadi besar hasrat untuk menggosok-gosok sekali lagi serta sekali lagi. Untuk pasien alergi, hal semacam ini pasti juga akan membawa efek penebaran alergen yakni sebagaimana serbuk sari dari bulu mata ke permukaan mata, hingga besar peluang penebaran kuman dari tangan anda ke mata yang dapat menyebabkan kemungkinan styes dan terjadinya infeksi pada mata.

8. Penipisan kornea mata

Riset medis tunjukkan kalau menggosok-gosok mata bisa mengakibatkan penipisan kornea. Yang nanti hal itu bisa mengakibatkan infeksi berulang, atau lebih jelek, yaitu imbas terkenanya keratoconus, yang mengakibatkan rusaknya pada pandangan di mana masalah ini kerap tak bisa dikembalikan atau tak dapat seutuhnya diperbaiki.

Written by 

Related posts